TA'ARUFAN KESISWAAN
Bidang Kesiswaan @ mbspleret
Berdasarkan fungsi dan tujuan Pendidikan Nasional tersebut dapat dimaknai bahwa dalam proses penyelenggaraan kegiatan pendidikan baik intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler maupun secara keseluruhan hendaknya mampu mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh dan seimbang beragam kecerdasan, yang meliputi: Kecerdasan spiritual (olahhati); untuk memperteguh keimanan dan ketaqwaan, meningkatkan akhlak mulai, budi pekerti atau moral dan entrepreneurship, Kecerdasan intelektual (olahpikir); untuk membangun kompetensi dankemandirian ilmu pengetahuan dan teknologi, Kecerdasan emosional (olahrasa); untuk meningkatkan sensitivitas, dayaapresiasi, daya kreasi, serta daya ekspresi seni dan budaya, dan Kecerdasan kinestetis (olahraga); untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran, daya tahan, kesigapan fisik, dan keterampilan kinestetis.
Kegiatan intrakurikuler, kokurikuler maupun ekstrakurikuler
merupakan bentuk kegiatan yang pada dasarnya untuk memacu siswa menjadi semakin
cerdas,seperti yang dimaksud dalam makna beragam kecerdasan. Oleh karena
itu,pelaksanaan kegiatan pembinaan kesiswaan harus sinergi dengan kegiatan
intrakurikuler dalam mencapai tujuan pendidikan sebagaimana diamanatkan
Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, dan secara operasional diatur dalam
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2006
dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun
2008 serta peraturan/edaran yang telah diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan
Menengah (Ditjen Mandikdasmen). Dalam pelaksanaannya, pembinaan kesiswaan pada
setiap sekolah atau daerah memiliki perbedaan baik dari segi manajemen,
perencanaan maupun teknis pembinaannya.
Oleh karena itu, Pembinaan Kesiswaan di MBS Pleret didasarkan pada 4 (empat) jalur pembinaan kesiswaan yaitu: Organisasi
Kesiswaan (IPM / OSIS dan PK (Perwakilan Kelas), Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS),
Kegiatan Ekstra Kurikuler, dan Kegiatan Wawasan Wiyata Mandala.
Pembinaan Kesiswaan MBS Pleret strategi dan pola pembinaan kesiswaan sesuai dengan kekhasan sekolah berasrama
dengan tanpa meninggalkan pedoman yang telah dibuat oleh Direktorat Jenderal
Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Sekolah Menengah
Atas (Dit. PSMA). Diharapkan Program Pembinaan Kesiswaan dapat menjadi acuan dalam mewujudkan pembinaan kesiswaan yang semakin
kondusif untuk mendukung tercapainya kualitas pendidikan dan daya saing global.
Organisasi Kesiswaan (IPM/ OSIS dan PK (Perwakilan Kelas)
IPM merupakan tempat atau wadah kehidupan berkelompok siswa
dalam bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Oleh
karena itu OSIS sebagai suatu sistem yang ditandai beberapa ciri-ciri pokok,
yaitu berorientasi pada tujuan, Memiliki susunan kehidupan kelompok,
terkoordinir, dan berkelanjutan dalam kurun waktu tertentu
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik
Indonesia Nomor 39Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan, materi kegiatan
kesiswaan meliputi: 1. Pembinaan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME; 2.
Pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia; 3. Pembinaan kepribadian
unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara; 4. Pembinaan prestasi akademik,
seni, olahraga sesuai dengan minat dan bakat; 5. Pembinaan demokrasi, hak asasi
manusia, pendidikan politik, lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial
dalam konteks masyarakat plural; 6. Pembinaan kreativitas, keterampilan dan
kewirausahaan; 7. Pembinaan kualitas jasmani, kesehatan dan gizi berbasis
sumber gizi yang terdiversifikasi; 8. Pembinaan sastra dan budaya; 9. Pembinaan
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK); 10. Pembinaan komunikasi dalam bahasa
Inggris.
Sesuai dengan keadaan dan karakteristik sekolah berasrama
serta bakat minat siswa, maka penjabaran materi
tersebut diwujudkan dalam sekbid maupun ekstrakurikuler yang meliputi
Seksi Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang
Maha Esa, (Risma dan Unit Pendidikan agama)
Melaksanakan Kegiatan sunatan massal dan pemotongan hewan
qurban dengan pola desa binaan, menyantuni fakir miskin dan anak yatim, tabligh
akbar, dan merayakan hari-hari besar keagamaan sesuai agama dan kepercayaan
masing-masing.
Seksi Pembinaan Budi Pekerti Luhur atau Akhlak Mulia,
(Pasukan Keamanan Siswa/PASKASIS
Melaksanakan apel pagi dan sore, upacara pengibaran bendera
setiap hari senin, pendidikan dasar bela negara, upacara pengibaran bendera
hari-hari bersejarah nasional, sosialisasi peraturan dan tata tertib siswa di
sekolah dan asrama, dan regenerasi kepemimpinan siswa.
Seksi Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan
bela Negara (PATAKA, Pramuka, Paskibra)
Melaksanakan kegitan bela Negara setiap sabtu dengan pola
pembinaan PBB serta ceramah umum tentang Bela Negara setiap 3 bulan sekali,
pramuka dan kepramukaan wajib bagi seluruh siswa, partisipasi kegiatan hari
besar nasional dan lomba-lomba, bersama-sama sekbid 2 melaksanakan kegiatan
rutin seperti apel pagi dan sore, upacara pengibaran bendera setiap hari senin,
pendidikan dasar bela negara, upacara pengibaran bendera hari-hari bersejarah
nasional, serta sosialisasi peraturan dan tata tertib siswa di sekolah dan
asrama
Seksi Pembinaan prestasi akademik, seni, dan/atau olahraga
sesuai bakat dan minat (ekskul olahraga dan seni, OSN, O2SN, FLS2N)
Melaksanakan kegiatan eksul rutin; futsal, basket, renang,
bulutangkis, atletik, teater, majalah sekolah (artemis), fotografi, literasi,
marching band, angklung, kolintang, paduan suara, seni tari, PLH, ekskul
akademik, serta berpartisipasi dalam lomba-lomba berjenjang seperti OSN, O2SN,
dan FLS2N.
Seksi Pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan
politik, lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks
masyarakat prural.
Melaksanakan kegiatan Masa Basis, Latihan Kepemimpinan Siswa
LKS tingkat sekolah dan tingkat kota, melaksanakan MPLS, Pemilihan ketua OSIS
dan PK, Musyawarah kerja seluruh organisasi sekolah dalam lingkup OSIS dan
ekstra kurikuler, study tour ke perguruan tinggi dan sekolah ikatan dinas
seperti AKMIL, AKPOL, AAU, dan AAL
Seksi Pembinaan kreativitas, keterampilan dan kewirausahaan,
Melaksanakan pelatihan kewirausahaan, bazar sekolah saat
kegiatan OSIS, usaha souvenir dan kuliner, serta mengunjungi sentra produksi
kecil dan koperasi.
Seksi Pembinaan kualitas jasmani, kesehatan dan gizi
berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi
Melaksanakan kegiatan Palang Merah Remaja sdebagai ekskul
pilihan, Donor darah, dan penyuluhan anti narkoba, serta kesehatan reproduksi.
Seksi Pembinaan sastra dan budaya, (ARTEMIS/Majalah Sekolah,
Teater
Penerbitan buletin sekolah setiap satu bulan sekali, majalah
sekolah setiap enam bulan sekali, pelatihan menulis, serta mengunjungi redaksi
surat kabar dan majalah.
Seksi Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi/ TIK,
(Fotografi, Film Pendek)
Bersama dengan sekbid Sembilan melaksanakan Penerbitan
buletin sekolah setiap satu bulan sekali, majalah sekolah setiap enam bulan
sekali, pelatihan menulis, serta mengunjungi redaksi surat kabar dan majalah,
serta membantu pendokumentasian acara-acara sekolah baik di dalam maupun di
luar lingkungan MBS
Seksi Pembinaan komunikasi dalam bahasa Inggris,(Eenglish
Conversation Club (ECC))
Melaksanakan kegiatan kamis berbahasa inggris, lomba antar
kelas dalam meningkatkan kemampuan berbahasa inggris, partisipasi lomba tingkat
wilayah dan nasional, serta pembinaan apel pagi berbahasa Inggris setiap hari
kamis.
Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS)
LKS dimulai sejak siswa baru melaksanakan MPLS Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah di kampus MBS. Program
ini dikenal dengan istilah Masa Basis yang dilaksanakan selama tiga bulan.
Masa basis merupakan proses pembentukan siswa baru menjadi
siswa yang siap menjalani kehidupan di SMAT Krida Nusantara. Adapun maksud
program Masa Basis adalah Membina siswa agar mampu hidup mandiri dalam
mengikuti proses belajar dan hidup
bermasyarakat di kampus Krida Nusantara, Mengarahkan siswa agar mampu
menghayati semua isi janji siswa yang
diberlakukan di SMAT Krida Nusantara, Menanamkan sikap sopan santun kepada
guru, karyawan, orang tua dan
sesama siswa, Menanamkan sikap
cinta kepada almamater SMAT Krida Nusantara dengan menjaga nama baik sekolah,
guru, siswa dan orang tua dengan cara berprestasi seoptimal mungkin. Sedangkan
tujuannya adalah siswa dapat tampil dengan jati diri yang sesuai dengan harapan
lembaga pendidikan pada umumnya, khususnya SMA Terpadu Krida Nusantara.
Selama masa basis, siswa baru tidak diperkenankan melakukan
komunikasi langsung dengan orang tua siswa baik melalui telepon maupun alat
komunikasi lainnya. Untuk mengetahui informasi siswa, orang tua siswa dapat
menghubungi Kepala Sekolah atau Wali Asuh melalui telepon atau bertemu di
kampus Krida Nusantara pada tempat yang telah ditentukan, dipandu oleh petugas
satpam.
Materi-materi yang diberikan saat masa basis meliputi: pengetahuan Visi dan
Misi SMA Terpadu Krida Nusantara, Pengetahuan setiap unit di SMA Terpadu Krida
Nusantara, Pengetahuan Bela Negara, Pengetahuan Keorganisasian, Pengetahuan
Kepemimpinan, Pengetahuan PBB ( Peraturan Baris Berbaris ), Pengetahuan Narkoba
dan bahayanya, Pengetahuan Retorika, Pengetahuan OSIS dan kegiatan
Ekstrakurikuler, Bedah Buku Panduan, Psikologi siswa, Etika sebagai siswa SMA
Terpadu Krida Nusantara, Tata Cara Pesiar ; Pakaian Pesiar dan Etika pada saat
Berpakaian Pesiar, Latihan atraksi/demo Penutupan Masa Basis, dan Persiapan
Pembaretan (mountaineering), serta penutupan Masa basis.
Pelaksanaan Pembaretan dan Penutupan Masa Basis yang
dilaksanakan di Gunung Manglayang dan GOR SMA terpadu Krida Nusantara dengan
materi menampilkan seluruh kemampuan dan karakter siswa selama digembleng tiga
bulan dalam Masa Basis. Kemampuan yang ditampilkan meliputi: kegiatan
Mountenering, PBB, Senam tongkat, Marching Band, Bela diri dan Kesenian
tradisional
Sedangkan LKS bagi pengurus organisasi OSIS, PK, maupun
Ekstar kurikulir dilaksanakan setelah terbentuk kepengurusan OSIS. Materi dalam
pelaksanaan LKS ini difokuskan pada manajemen keorganisasian siswa.
Ekstra Kurikuler
Seluruh ekskul yang ada di lingkungan SMA Terpadu Krida
Nusantara di bawah koordinasi 10 sekbid yang ada di dalam OSIS meliputi ekskul
bidang akademik, Seni, Olahraga, dan sebagainya. Sedangkan Ekskul khas SMA
terpadu Krida Nusantara diantaranya: Marching Band, PATAKA (Pembawa Tanda
Pusaka), PASKASIS (Pasukan Keamanan Siswa), dan Bela Negara.
Kegiatan besar yang dilaksanakan untuk menunjang kemampuan
ekstra kurikuler siswa berupa: menyelenggarakan kunjungan atau study banding,
Gebyar, Pertemuan siswa sekolah berasrama, serta Pentas Seni,
Prestasi yang sudah di torehkan sebagai berikut:
Wawasan Wiyata Mandala
Wawasan wiyata mandala merupakan wawasan yang menjamin
berlangsungnya proses pendidikan yang bersifat mengikat setiap warga sekolah
sebagi suatu wahana menuju tercapainya tujuan pendidikan. Dengan demikian
Wawasan Wiyata Mandala harus dapat menjamin semua unsur-unsur penunjang yang
akhirnya akan bermuara pada kondsi dinamis kehidupan sekolah.
Pencapaian tujuan pendidikan yang diharapkan hendaknya
diawali adanya suatu persepsi yang sama dari seluruh warga sekolah dan
pihak-pihak terkait lainnya, bahwa sekolah merupakan tempat penyelenggarakan
proses pendidikan guna menanamkan, mengembangkan dan meningkatkan nilai (norma
agama), IPTEK dan wawasan dalam upaya pencapai pengetahuan.
Unsur-unsur dari Wawasan Wiyata Mandala yang merupakan satu
kesatuan yang tidak bisa dipisah-pisahkan dan saling terkait dan saling
mempengaruhi adalah :
Terciptanya iklim pembelajaran yang kondusif
Terciptanya hubungan yang harmonis antara sesama warga sekolah
maupun dengan masyarakat yang berada dekat lingkungan sekolah
Tertatanya Lingkungan Sekolah yang sehat
Pada pelaksanaan pembinaan Wawasan Wiyata Mandala
dititikberatkan pada kemampuan siswa untuk memahami dan melaksanakan seluruh
aturan dan tata tertib yang ada di lingkungan SMA terpadu Krida Nusantara.
Kegiatan yang dilaksanakan berupa sosialisasi buku panduan dan buku siswa yang
berisi aturan serta reward dan punishment

.png)
Komentar
Posting Komentar